kubawa kamu dalam doaku, aku.
demi sembuh dan tumbuhnya kamu, aku.
demi sehat dan warasnya kamu, aku."
kubawa kamu dalam doaku, aku.
demi sembuh dan tumbuhnya kamu, aku.
demi sehat dan warasnya kamu, aku."
hanya patut diingat
setiap patah,
setiap luka,
tak pernah sama
dan tak akan sembuh seutuhnya
luka yang kau sebut 'biasa saja' itu
patah yang kau sebut 'biasa saja' itu
tak sepenuhnya pernah sembuh
dan lagi-lagi
sekarang
aku merasakan patah yang lebih menyakitkan
dari patah sebelumnya
terima kasih
atas luka dan patah
yang telah tumbuh
yang selalu mencari celah
teruntuk kamu,
terima kasih telah mengenalkanku pada luka dan patah
terima kasih telah mengajarkanku bagaimana caranya merawat patah
terima kasih telah mengajarkanku bagaimana caranya merawat luka
semoga kita tidak akan lagi merasakan luka
semoga selalu bahagia
kamu, aku.