MENU

Jiwa Pusing - TUJU 「Lirik Lagu」 - Terjemahan bahasa indonesia by Sanderlei

Jiwa pusing, semakin dalam,
hati gundah terganggu,
Semakin runsing, air mata malam,
bunyi nya tak berlagu,


Jiwa Pusing - TUJU 「Lirik Lagu」

Jiwa pusing, semakin dalam,
hati gundah terganggu,
Semakin runsing, air mata malam,
bunyi nya tak berlagu,

sekarang pusing,
hayati dalam hati,

VERSE 1
Siapa boleh lihat warna hati?
Siapa lagi yang boleh dalami?
aku tanya bukan sebab sunyi,
sebab ini tentang soal hati,



Apa maksud perjalanan hidup,
mengejar sempurna takkan cukup,

Apa terjadi di waktu hidup,
Bekalan hari lain sudah cukup?

dalam ketenangan muncul pertengkaran,
bermula munculnya kesilapan,
dalam kehidupan bukan perbualan,
di mana hasutan kehidupan

tiba masa rebah,
siapa yang sambut tangan ku?


suatu masa ke arah ku,
Biar jalan yang berliku,
sakit tetap ku kan tempuh

CHORUS:
Jiwa pusing, semakin dalam,
hati gundah terganggu,
Semakin runsing, air mata malam,
bunyi nya tak berlagu,

sekarang pusing,
hayati dalam hati,

VERSE 2


Kembali Kembali ke diri,
terduduk sehelai fantasi,
hingga helaian nya ke diri,
Realiti ego fantasi,

walau, ayat mengguris jiwa,
banyak berkata kata,
suara dalam kertas lama,
dari dalam kotak jiwa,

BRIDGE
(OHH NO)
suara dalam di hati,
Dalam,


Suara dalam di hati,
Dalam,
habis di waktu malam,

Jiwa pusing, semakin dalam,
hati gundah terganggu,

CHORUS:
Jiwa pusing, semakin dalam,
hati gundah terganggu,
Semakin runsing, air mata malam,
bunyi nya tak berlagu,

VERSE 3


maju,kehadapan harapan di permudahkan,
sambil,berjalan kita luaskan pandangan,
Malu,bertanya takut sesat jalan,
luaskan hubungan cari kawan bukan lawan, kan?

janji lampau buat ku nyanyi tanpa bunyi,
ku terdiam malam malam ku menebus mimpi,
Ku tuju diri ku dalam Lirik ini,
dengan pasti sementara waktu kan pergi,

CHORUS:
Jiwa pusing, semakin dalam,
hati gundah terganggu,
Semakin runsing, air mata malam,


bunyi nya tak berlagu,

sekarang pusing,
hayati dalam hati,


Jiwa Pusing - TUJU 「Lirik Lagu」 - Terjemahan bahasa indonesia by Sanderlei


Jiwa itu pusing, semakin dalam,
kesal hati terganggu,
Lebih khawatir, air mata di malam hari,
Suara tidak bernyanyi,

sekarang pusing,
hidup di hati,

AYAT 1


Siapa yang bisa melihat warna hati?
Siapa lagi yang bisa masuk?
Saya bertanya bukan karena saya kesepian,
karena ini tentang hati,

Apa arti perjalanan hidup,
mengejar sempurna tidak akan cukup,

Apa yang terjadi dalam hidup,
Apakah persediaan hari lain cukup?

dalam damai timbul pertengkaran,
mulai muncul kesalahan,
dalam hidup bukan percakapan,


dimana hasutan hidup

ketika saatnya tiba untuk jatuh,
siapa yang menjabat tangan saya?
satu kali ke arahku,
Biar jalannya berkelok-kelok,
Saya masih kesakitan

PADUAN SUARA:
Jiwa itu pusing, semakin dalam,
kesal hati terganggu,
Lebih khawatir, air mata di malam hari,
Suara tidak bernyanyi,


sekarang pusing,
hidup di hati,

AYAT 2
Kembali ke dirimu sendiri,
menempati fantasi,
ke lembar itu sendiri,
Realitas ego fantasi,

meskipun, ayat itu menggores jiwa,
banyak yang berkata,
suara di kertas tua,
dari dalam kotak jiwa,


JEMBATAN
(OHH TIDAK)
suara yang dalam di hati,
Di,
Suara yang dalam di hati,
Di,
habis di malam hari,

Jiwa itu pusing, semakin dalam,
kesal hati terganggu,

PADUAN SUARA:
Jiwa itu pusing, semakin dalam,
kesal hati terganggu,


Lebih khawatir, air mata di malam hari,
Suara tidak bernyanyi,

AYAT 3
maju, harapan maju disederhanakan,
sambil berjalan kita memperlebar pemandangan,
Malu, minta takut tersesat,
Perluas hubungan untuk mencari teman, bukan lawan, bukan?

janji masa lalu bagiku untuk bernyanyi tanpa suara,
Aku terdiam di malam hari aku menebus mimpiku,
Saya mengacu pada diri saya sendiri dalam Lirik ini,
pasti sementara waktu akan berlalu,


PADUAN SUARA:
Jiwa itu pusing, semakin dalam,
kesal hati terganggu,
Lebih khawatir, air mata di malam hari,
Suara tidak bernyanyi,

sekarang pusing,
hidup di hati,